Personal Trainer

Hari ke 1 dari 7 • Bacaan hari ini

Renungan

Kerohanian kita membutuhkan Personal Trainer 


Seorang atlet mengetahui bahwa dirinya akan berhasil jika memiliki performa yang baik saat bertanding. Tentu saja seharusnya ini menjadi hal yang mudah untuk dilakukan. Tetapi pada kenyataannya, banyak atlit yang memiliki personal trainer pribadi untuk membuatnya memiliki fisik dalam performa terbaik untuk mengikuti pertandingan. 


Salah satunya adalah Lewis Hamilton, pembalap Formula 1 yang telah menjadi juara dunia sebanyak 7 kali ini, memiliki personal trainer yang sangat handal. Namanya adalah Angela Cullen. Angela memiliki pengalaman untuk mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik yang dimiliki oleh atlit. Angela bertanggung jawab dengan pola diet, waktu tidur, bentuk latihan fisik dari Lewis. Kombinasi talenta yang dimiliki Lewis, dengan pendampingan seorang personal trainer yang berkompetensi tinggi, membuat peforma Lewis di track menjadi sangat luar biasa. Bahkan fisiknya mampu bersaing dengan para pendatang baru yang jauh lebih muda. 


Jika fisik kita memerlukan seorang pelatih, pendamping, personal trainer untuk mampu berada pada peforma terbaiknya, bagaimana dengan kehidupan rohani kita? Paulus menasihatkan pada Timotius dalam 1 Tim. 6:12 “Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.” Jadi di dalam hidup kita sebagai orang percaya, kita bertanding berlomba dengan diri kita sendiri untuk menjadi versi terbaik dari diri kita. Sesudah kita menerima keselamatan, kita dibenarkan oleh Tuhan secara posisi. Diberi kelayakan untuk menerima anugerah pembenaran. Tetapi setelah itu, kita memiliki tujuan baru dalam hidup ini, pertandingan baru yang dimulai, yaitu untuk mengejar keserupaan seperti Kristus. 


Tuhan mengetahui bahwa jika mengandalkan kekuatan diri sendiri, kita tidak akan sanggup untuk melakukan perintah Tuhan atau bahkan tidak sanggup untuk mengasihi Tuhan dan percaya pada Tuhan. Oleh karena itu Tuhan memberikan kita Penolong, yaitu Roh Kudus yang ditempatkan di dalam hati setiap orang yang percaya kepada Yesus. Sebagai orang percaya kita harus sangat bersyukur karena Tuhan peduli kepada kerohanian kita. Dengan hadirnya Penolong dalam hidup kita, sama dengan atlit yang mendapatkan peforma terbaik dari fisiknya, kita dapat peforma terbaik dari kerohanian kita, dapat merasakan damai sejahtera surga walau tinggal di bumi yang penuh dengan cobaan dan kehancuran. Tetapi semua itu terjadi dengan satu syarat, yaitu jika kita mengikuti segala hal yang diperintahkan oleh Penolong kita, Roh Kudus.