Mengubah Utang Menjadi Uang | Oleh Pdt. DR. Rubin Adi AbrahamSample

Alkitab menceritakan kisah seorang nabi yang meninggalkan utang yang akhirnya menjadi beban bagi keluarganya. Nabi adalah seorang yang takut akan Tuhan. Secara rohani, dapat dikatakan ia sukses. Namun sayang, sukses rohaninya tidak disertai dengan kesuksesan secara ekonomi bahkan perekonomiannya hancur dan sampai berutang. Saya yakin ini bukan kehendak Tuhan. Sebab, akibat utang yang tidak terbayarkan itu, isterinya menjadi stress dan kedua anaknya bahkan akan dijadikan budak oleh si pemberi pinjaman.
Jika ini sampai terjadi, mereka pasti diejek. Ketika melihat keadaan keluarga itu, mungkin orang akan menganggap bahwa Tuhan tidak mau / tidak mampu menolong mereka dan meragukan janji pemelihanaan Tuhan atas mereka. Akibatnya, nama Tuhan akan direndahkan. Sementara itu, orang yang bersangkutan juga menderita, stress, sakit-sakitan, tidak bahagia, dan bahkan mengalami percekcokan dalam rumah tangga. Pelayanan serta kesaksian hidup mereka pun bisa berantakan.
Ada berbagai macam penyebab utang. Misalnya usaha yang bankrut, ditipu, gaya hidup terlalu konsumtif, membeli barang yang sebenarnya tidak perlu, atau rajin belanja sampai akhirnya “besar pasak daripada tiang”. Untuk menutupi pengeluaran yang lebih banyak daripada penghasilan inilah, orang kemudian berutang. Jika hal itu terus menerus terjadi, tentu saja ia akan dililit utang.
Perenungan – Apakah Anda sedang terlilit utang? Apakah akibat yang Anda dan keluarga rasakan dari utang tersebut? Dapatkah Anda menemukan alasan mengapa Anda bisa berutang? Jika itu disebabkan karena gaya hidup yang salah, maukah Anda bertobat sekarang?
Penerapan – Mulailah belajar untuk membuat pembukuan / pencatatan keuangan secara terperinci sehingga Anda bisa mengetahui dengan pasti berapa jumlah penghasilan dan pengeluaran Anda.
Doa: Tuhan Yesus, kami percaya bahwa Engkau menghendaki setiap dari anak-Mu untuk hidup berkecukupan bahkan berkelimpahan. Ampuni kami jika selama ini gaya hidup kami salah sehingga kami terjerat utang. Kami ingin bertobat dan bebas dari utang ini, Tuhan. Bantulah kami dan mampukan kami untuk mengambil jalan keluar yang terbaik untuk masalah ini. Biarkan kami tidak mempermalukan Engkau. Amin.
Scripture
About this Plan

Masalah yang sering membebani hidup orang banyak adalah masalah ekonomi. Utang yang tidak terbayarkan bisa berdampak negatif dalam kehidupan. Renungan 7 hari “Mengubah Utang Menjadi Uang” membantu kita mengalami terobosan dalam area finansial sesuai dengan firman Tuhan sehingga kita bisa memiliki kondisi finansial yang lebih baik. Renungan ini dilengkapi dengan metode 2P yaitu Perenungan dan Penerapan agar firman Tuhan hari itu dapat lebih dimengerti dan hidup di diri kita.
More
Related Plans

Wisdom for Work From Philippians

Healthy Friendships

Journey Through Leviticus Part 2 & Numbers Part 1

Blindsided

Hope Now: 27 Days to Peace, Healing, and Justice

Unbroken Fellowship With the Father: A Study of Intimacy in John

A Heart After God: Living From the Inside Out

Create: 3 Days of Faith Through Art

The Revelation of Jesus
