Disisiku (Stand by Me)Sample

Gais ternyata media sosial pun melatih kita untuk terlalu cepat menyimpulkan. Tidak ada yang salah dengan media sosial, asalkan kita punya tujuan dan saringan yang benar. Salah satu studi menunjukkan hubungan antara peningkatan penggunaan media sosial dan kenaikan tingkat depresi, kekhawatiran, dan kesepian. Yang tidak kalah penting ada hubungan erat dengan turunnya tingkat kepuasan hidup dan produktivitas. Melihat media sosial juga meningkatkan perasaan mudah tersinggung, cemas, dan tidak ada arah.
Selain itu, dorongan untuk terus selalu tahu, malah menjadi aksi utama pada siklus penggunaan media sosial yang tidak sehat. Semakin banyak waktu yang dihabiskan seseorang di media sosial, semakin besar kemungkinan mereka merasa bahwa mereka melewatkan sesuatu. Waktu bersama keluarga yang paling sering anak muda lewatkan karena menghabiskan waktu di media sosial. Hari pertama kita sudah bahas FOMO dan semakin FOMO seseorang bisa membuat orang tersebut merasa tidak kompeten, lalu menurunkan relationship dengan orang lain secara signifikan.
Scripture
About this Plan

Mengajak semua terutama anak muda /dewasa muda menjadi dampak dimana pun Tuhan tempatkan , terlebih mengerti dan bisa menggunakan teknologi secara positif. Teknologi dapat digunakan untuk membangun hubungan dan kehangantan dengan keluarga mereka, baik keluarga jasmani maupun keluarga rohani.
More
Related Plans

Blindsided

Journey Through Leviticus Part 2 & Numbers Part 1

Uncharted: Ruach, Spirit of God

The Revelation of Jesus

Create: 3 Days of Faith Through Art

A Heart After God: Living From the Inside Out

After Your Heart

Unbroken Fellowship With the Father: A Study of Intimacy in John

Wisdom for Work From Philippians
