Aliran Air yang menyegarkan jiwa wanita

Devotional

Salam Saudari! Senang sekali, hari ini, saya Karolina Imuly hadir menjumpai saudari di edisi pertama,  Renungan Wanita dari Yayasan Albata. Doa saya kehadiran renungan ini menolong saudari, untuk bertumbuh dan mengalami pembaharuan rohani, dari hari ke hari. 


Judul, Renungan, hari ini: Wanita....Hidupmu Berharga! sebab Tuhan merencanakan kehadiranmu.


Saudari, ada pernyataan yang sering kita dengar, tentang  bayi haram! Benarkah pernyataan ini? Apapun sejarah yang menjadi latarbelakang seorang bayi, pernyataan yang demikian adalah KELIRU. Firman Tuhan yang kita baca ini menyatakan ; bahwa kehadiran kita, dikehendaki Tuhan.


Tidak benar ada Bayi Haram. Yang benar bahwa kedua orang dewasa yang TIDAK TAAT terhadap Hukum Allah. Mereka telah melukai hati Allah, dengan melakukan Perzinahan. 


Secara biologis pun menguatkan, “kebenaran Firman Allah” bahwa proses terjadinya janin dimulai dari jutaan sel sperma, yang berjuang untuk membuahi satu sel telor.


Dan hanya satu diantara jutaan, yang akhirnya berhasil membuahi sel telor dan sel sperma yang lainnya mati. Hanya satu yang akhirnya, menjadi pemenang.


Dan pastinya keberadaannya dikehendaki Tuhan. Ketidaktaatan manusia lahir, karena kejatuhan manusia dalam Dosa. Dan itu sudah dimulai, sejak Adam dan Hawa.


Allah Bapa yang merancang manusia segambar, serupa dengan diri-Nya, ingin mengembalikan Citra diri keberhargaan-Nya, Dengan cara mengorbankan putra tunggal-Nya Kristus Yesus, untuk menebus dosa manusia. Dan kesalahan manusia, tidak pernah membatalkan, Anugerah Tuhan dinyatakan. Saudari kebenaran Firman Allah inilah, selayaknya menjadi Dasar untuk manusia.  


Dengan berbagai latar belakang masa lalu, dengan berbagai keadaan situasi kelam apapun, dibawa untuk bermegah saat memandang kebenaran ini. 


Dan ditolong oleh kebenaran ini, untuk melangkah  berjuang menghidupi masa depan, yang penuh dengan pengharapan yang di karuniakan Tuhan.


Mari kita Berdoa:

Kristus Yesus Tuhan juruselamat kami, kami bersukacita, karena keberadaan kami di bumi ini, Engkau sudah rencanakan. Dan kami akan terus memuji Tuhan, sebab karya Agung-Mu, untuk menebus setiap dosa, yang diakibatkan pelanggaran kami. Mari Tuhan, mampukan kami untuk menghargai, anugerah keselamatan, dengan kami memberi diri, berjuang menjadi wanita, yang hidup berarti. Trimakasih Kristus Yesus, Amin.