Parenting

Hari ke 1 dari 3 • Bacaan hari ini

Renungan

Anak pun mengerti mengenai kejujuran




Ketika berurusan dengan anak-anak, baik di kursi saksi maupun di kursi narapidana dalam pengadilan, Sir Henry Hawkins selalu menunjukkan sikap yang baik. 


Suatu ketika ia menguji seorang anak untuk mengetahui apakah ia mengerti arti dari sumpah. Ia mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikut ini kepada sang anak:


“Jika saya berkata bahwa kamu punya jeruk di mulutmu, apakah hal ini adalah suatu kebenaran?”


“Bukan, itu adalah suatu kebohongan.”


“Dan jika saya berkata bahwa kamu memegang jeruk di tanganmu?”


“Itu adalah kebohongan yang lain.”


“Dan jika saya menjanjikan kamu satu kantong jeruk tetapi tidak memberikannya kepadamu, disebut apakah itu?”


“Itu adalah kebohongan.”


“Dan jika saya kemudian memberikan sekantung jeruk itu kepadamu?”


“Itu adalah kebenaran.”


“Baik sekali; saya akan melakukannya,” kata Sir Henry. Dan ia melakukan apa yang dikatakannya.




Hati anak-anak adalah ciptaan Tuhan yang paling berharga. Jangan memecahkannya. Apapun harganya, jangan memecahkannya. 


(Joseph l. Whitten)




2 Petrus 3:18 


“Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.”




Renungan:


Untuk menunjukkan nilai kebenaran, Anda hanya perlu berterus terang akan apa yang Anda lihat dan percayai. Dalam firmanNya hanya terdapat kata “AMIN” yang berarti “iya” adalah “iya” dan “tidak” adalah “tidak”. Sudahkah Anda bersikap jujur hari ini? Adalah baik bila Anda memulainya sekarang daripada tidak sama sekali.