Matius 1
TSI
1
Daftar nenek moyang Kristus Yesus#Luk. 3:23-38
1Inilah daftar nenek moyang Kristus Yesus. Dia berasal dari keturunan Daud, yang adalah keturunan Abraham.
2-6aInilah nenek moyang-Nya mulai dari Abraham sampai kepada Raja Daud:#1:2-16 Daftar nenek moyang Kristus Daftar ini diberikan tanpa pengulangan setiap nama. Jika diurutkan dari atas, maka nama berikutnya adalah nama anaknya. Abraham, Isak, Yakub, Yehuda (dan saudara-saudaranya); lalu Peres (dan Zerah, melalui ibu mereka bernama Tamar), Hesron, Ram, Aminadab, Nahason, Salmon, Boas (yang ibunya adalah Rahab), Obed (yang ibunya adalah Rut), Isai, dan Raja Daud.
6b-11Kemudian mulai dari Daud sampai ketika sebagian besar bangsa Israel dibawa sebagai tawanan perang ke negeri Babel, inilah nenek moyang Yesus: Daud, Salomo (melalui mantan istri Uria), Rehabeam, Abia, Asa, Yosafat, Yoram, Uzia, Yotam, Ahas, Hiskia, Manasye, Amon, Yosia, dan Yekonya#1:11 Yekonya Nama lainnya adalah Yoyakin. (bersama saudara-saudaranya).
12-16Dan terakhir, mulai ketika bangsa Israel masih tinggal sebagai tawanan perang di Babel sampai Yesus dilahirkan, inilah nenek moyang-Nya: Yekonya, Sealtiel, Zerubabel, Abihud, Elyakim, Azor, Zadok, Akim, Eliud, Eleazar, Matan, Yakub, dan Yusuf. Yusuf adalah suami Maria, dan Maria adalah ibu Yesus, yang disebut Kristus.#1:16 Kristus adalah kata yang berasal dari bahasa Yunani yang artinya ‘yang diurapi’. Dalam bahasa Ibrani, istilah yang sama disebut ‘Mesias’. Istilah ini menunjukkan jabatan, seperti kata ‘camat’ atau ‘gubernur’. Pada zaman Perjanjian Lama setiap raja diurapi oleh nabi dengan minyak zaitun sebagai tanda dipilih dan disahkan oleh Allah. Dan setiap imam dan nabi pada zaman itu juga diurapi. Yesus pantas disebut ‘Yang Diurapi’ karena Dia mempunyai jabatan sebagai nabi, Raja Agung, dan Imam Agung kita (Ibr. 4-10). Karena beberapa nubuatan dalam buku para nabi dan Mazmur, secara umum pada zaman Yesus orang Yahudi mengetahui arti dari ‘Kristus’ sebagai Raja Penyelamat yang Allah janjikan, yang akan berasal dari keturunan Raja Daud, dan yang akan membebaskan bangsa Israel dari orang-orang yang memusuhinya, mendirikan suatu pemerintahan dengan kuasa Allah, dan memerintah dengan adil. Lihat Yes. 9:5-6, Kej. 3:15; Ul. 18:18-19; Mik. 5:2; Zak. 12:10-14; Mal. 3:1; 4:5-6; Mzm. 2, 16, 22, 40, 110.
17Jadi, ada empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud. Dan empat belas keturunan dari Daud sampai waktu bangsa Israel dibawa ke Babel. Dan dari waktu bangsa Israel mulai tinggal di negeri Babel sampai Kristus dilahirkan juga empat belas keturunan.
Kelahiran Kristus Yesus#Luk. 2:1-7
18Inilah cerita tentang kelahiran Kristus Yesus: Seorang gadis bernama Maria bertunangan dengan Yusuf. Marialah yang nanti akan menjadi ibu Yesus. Tetapi sebelum mereka menikah, ternyata Maria mengandung oleh karena kuasa Roh Kudus. 19Yusuf, tunangan Maria, adalah seorang yang jujur dan baik hati. Ketika Maria memberitahukan tentang kehamilannya kepada Yusuf, dia tidak mau mempermalukan Maria di depan umum dengan mengatakan bahwa Maria sudah melakukan percabulan. Jadi, dia berencana memutuskan pertunangannya dengan Maria secara diam-diam.
20Tetapi waktu Yusuf sedang memikirkan hal itu, datanglah malaikat TUHAN kepadanya dalam mimpi. Malaikat itu berkata, “Yusuf, keturunan Daud, janganlah takut mengambil Maria sebagai istrimu, karena anak yang di dalam kandungannya itu berasal dari Roh Kudus. 21Maria akan melahirkan seorang Anak laki-laki. Dan kamu akan memberi nama kepada-Nya ‘Yesus’,#1:21 Yesus Nama Yesus dalam bahasa Yunani adalah sama dengan nama Yosua dari bahasa Ibrani. Kedua nama itu berarti “TUHAN menyelamatkan.” karena Dia yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka.”
22Ternyata Allah sedang mengatur semua hal itu terjadi supaya menepati apa yang pernah dikatakan Allah melalui nubuatan nabi-Nya,
23“Seorang perawan akan mengandung dan melahirkan seorang Anak laki-laki, dan Dia akan dinamakan Imanuel.”#Yes. 7:14
(Nama Imanuel berarti, “Allah bersama dengan kita.”) 24Lalu Yusuf bangun dari tidurnya dan melakukan apa yang dikatakan malaikat TUHAN itu kepadanya— yaitu segera menikahi Maria. 25Namun, Yusuf tidak berhubungan seks dengan Maria sampai Anak itu lahir. Sesudah Anak itu lahir, Yusuf memberi nama kepada-Nya ‘Yesus’.