Maka sedang Ija berkata‐kata lagi, berdatanglah barang awrang deri dalam isi rumah Panghulu Kanisa, kata: Anakmu parampuwan sudah mati, karana apa lagi angkaw mawu bikin susah pada Guru?
Maka serta Tuhan JESUS dapat dengar perkataän itu, jang awrang datang kasi tahu, bagitu djuga bersabdalah Ija pada Panghulu Kanisa: Djangan takot! pertjaja sadja!