Apa yang Sedang Tuhan Lakukan?

Hari ke 1 dari 5 • Bacaan hari ini

Renungan

MENDENGARKAN



Konsep tentang mendengarkan Tuhan dapat membingungkan. Jika Anda melihat dalam Alkitab, Anda menemukan beberapa contoh bagaimana Tuhan datang dan berbicara melalui hal-hal supranatural yang tak mungkin terlewatkan: semak yang terbakar, suara gemuruh, keledai yang berbicara. Ketika saya berpikir kita semua akan sangat senang jika Tuhan mau berbicara sejelas ini kepada kita, sebenarnya hal itu sangat jarang terjadi dalam sejarah. Lebih sering, kita melihat Tuhan berbicara jauh lebih lembut…jauh lebih halus. 



Contoh sempurna adalah kisah yang akan Anda baca. Nabi Perjanjian Lama, Elia, di ujung pengharapannya—lelah, kecewa, siap untuk berhenti. Jadi, Tuhan datang untuk berbicara dengannya. Dan ketika Elia bersembunyi dalam gua di suatu tempat, serrangkaian kejadian dahsyat terjadi. Dari dalam gua, Elia menjadi saksi dari semua bencana alam—hutan belantara terbelah! Dan kemudian, dia mendengar suara lembut yang berbisik, dan itulah saat di mana dia melangkah keluar dan siap mendengar Tuhan.



Jika saya adalah Elia yang ada dalam gua tersebut dan saya mengetahui bahwa Tuhan akan datang untuk berbicara kepada saya, saya kemungkin akan mengira Dia hadir dalam sesuatu yang besar dan nyata. Ketika api dan gempa bumi mengamuk di sekitar saya, saya akan berpikir, "inilah Pencipta alam semesta yang penuh kuasa." Namun Tuhan lebih suka berbicara pada kita dalam bisikan. Dia lemah lembut terhadap kita. Lebih dari itu, kita sekarang hidup dengan keuntungan bahwa Tuhan sendiri dalam bentuk Roh Kudus tinggal dalam kita. Kita bisa mendengar Tuhan karena Dia sudah di sini—lebih dekat dari yang dapat kita sadari.



Namun ini persoalannya: jika Tuhan berbicara dalam bisikan, kita perlu berdiam diri jika ingin mendengar-Nya. Dapatkah Anda mendengar suatu bisikan di sela-sela musik yang diputar terus-menerus dari earbuds Anda, di jadwal gila-gilaan yang Anda miliki, atau dalam rentetan layar Anda? Kapan terakhir kali Anda mengurangi kegiatan, berdiam diri, dan benar-benar mendengar bisikan lemah lembut dari Tuhan? Setelah Anda membaca bacaan ini, silahkan ambil waktu beberapa menit untuk mencoba.