Markus 2:25-26 - Compare All Versions
Markus 2:25-26 TB (Alkitab Terjemahan Baru)
Jawab-Nya kepada mereka: ”Belum pernahkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya kekurangan dan kelaparan, bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah waktu Abyatar menjabat sebagai Imam Besar lalu makan roti sajian itu – yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam – dan memberinya juga kepada pengikut-pengikutnya?”
Markus 2:25-26 BIMK (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
Yesus menjawab, “Belum pernahkah kalian membaca apa yang dilakukan Daud, ketika Abyatar sedang bertugas menjadi imam agung. Waktu Daud dan orang-orangnya lapar, dan tidak punya makanan, ia masuk ke Rumah Tuhan, dan makan roti yang sudah dipersembahkan kepada Allah. Dan roti itu diberikannya juga kepada orang-orangnya. Padahal menurut agama kita, imam-imam saja yang boleh makan roti itu.”
Markus 2:25-26 AMD (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
Yesus menjawab mereka, “Bukankah kamu pernah membaca apa yang dilakukan Daud dan orang-orang yang bersamanya saat mereka lapar dan perlu makanan? Pada waktu itu Abyatar adalah imam besar. Daud masuk ke Bait Allah lalu makan roti yang dipersembahkan kepada Allah. Ia juga memberikan kepada orang-orang yang bersamanya. Hukum Musa berkata bahwa roti itu hanya boleh dimakan para imam.”
Markus 2:25-26 TSI (Terjemahan Sederhana Indonesia)
Lalu Yesus menjawab mereka, “Tentu kalian sudah tahu cerita tentang Daud ketika dia dan orang-orang yang mengikutinya sedang lapar dan memerlukan makanan. Daud masuk ke kemah Allah untuk meminta roti dari Imam Besar Abiatar. Roti yang diberikan kepada Daud adalah bekas persembahan di ruang kudus. Padahal menurut peraturan hukum Taurat, roti itu hanya boleh dimakan oleh para imam. Tetapi karena mereka memerlukan makanan, maka apa yang dilakukan Daud saat itu tidak dianggap berdosa.”
Markus 2:25-26 FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
Tetapi Yesus menjawab, “Tidak pernahkah kalian membaca apa Raja Daud dan para pengikutnya merasa lapar, ia masuk ke dalam Bait Allah—yang menjadi imam besar pada waktu itu ialah Abyatar—dan mereka memakan roti sajian yang hanya boleh dimakan oleh para imam? Itu juga melanggar hukum.