Matius 7:3-5
Matius 7:3-5 Terjemahan Sederhana Indonesia (TSI)
“Jangan menyalahkan orang lain karena kesalahan kecil. Kamu melihat kuman di seberang lautan, tetapi gajah di pelupuk matamu tidak kamu lihat! Dengan sombong kamu ingin memperbaiki kesalahan kecil orang lain tanpa menyadari kesalahanmu sendiri yang lebih besar. Hai kamu orang munafik! Bereskanlah dahulu kesalahanmu sendiri, sesudah itu barulah kamu bisa melihat dengan jelas dan memperbaiki kesalahan saudaramu.”
Matius 7:3-5 Firman Allah Yang Hidup (FAYH)
Mengapa kalian peduli akan selumbar dalam mata saudara kalian, sedangkan dalam mata sendiri terdapat balok? Patutkah kalian berkata, ‘Biarlah saya menolong mengeluarkan selumbar itu dari matamu,’ sedangkan kalian tidak dapat melihat karena ada balok dalam mata kalian? Hai orang munafik! Singkirkan dahulu balok itu, barulah kalian dapat melihat untuk menolong saudara kalian.
Matius 7:3-5 Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca (AMD)
Mengapa kamu melihat serbuk kayu di mata saudaramu, padahal balok kayu di matamu sendiri tidak kamu lihat? Mengapa kamu bilang kepada saudaramu, ‘Mari aku bantu buang serbuk kayu itu dari matamu,’ padahal masih ada balok kayu di matamu? Hai orang munafik! Pertama, buanglah dahulu balok kayu itu dari matamu. Sesudah itu, barulah kamu bisa lihat dengan jelas serbuk kayu kecil yang ada di mata saudaramu.
Matius 7:3-5 Alkitab Terjemahan Baru (TB)
Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu. Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”
Matius 7:3-5 Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini (BIMK)
Mengapa kalian melihat secuil kayu dalam mata saudaramu, sedangkan balok dalam matamu sendiri tidak kalian perhatikan? Bagaimana kalian dapat mengatakan kepada saudaramu, ‘Mari saya keluarkan kayu secuil itu dari matamu,’ sedangkan di dalam matamu sendiri ada balok? Hai munafik! Keluarkanlah dahulu balok dari matamu sendiri, barulah engkau melihat dengan jelas, dan dapat mengeluarkan secuil kayu dari mata saudaramu.