Imamat 1:3-9 - Compare All Versions

Imamat 1:3-9 TB (Alkitab Terjemahan Baru)

Jikalau persembahannya merupakan korban bakaran dari lembu, haruslah ia mempersembahkan seekor jantan yang tidak bercela. Ia harus membawanya ke pintu Kemah Pertemuan, supaya TUHAN berkenan akan dia. Lalu ia harus meletakkan tangannya ke atas kepala korban bakaran itu, sehingga baginya persembahan itu diperkenan untuk mengadakan pendamaian baginya. Kemudian haruslah ia menyembelih lembu itu di hadapan TUHAN, dan anak-anak Harun, imam-imam itu, harus mempersembahkan darah lembu itu dan menyiramkannya pada sekeliling mezbah yang di depan pintu Kemah Pertemuan. Kemudian haruslah ia menguliti korban bakaran itu dan memotong-motongnya menurut bagian-bagian tertentu. Anak-anak imam Harun haruslah menaruh api di atas mezbah dan menyusun kayu di atas api itu. Dan mereka harus mengatur potongan-potongan korban itu dan kepala serta lemaknya di atas kayu yang sedang menyala di atas mezbah. Tetapi isi perutnya dan betisnya haruslah dibasuh dengan air dan seluruhnya itu harus dibakar oleh imam di atas mezbah sebagai korban bakaran, sebagai korban api-apian yang baunya menyenangkan bagi TUHAN.

Imamat 1:3-9 BIMK (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)

Kalau yang dipersembahkan seekor sapi, binatang itu harus yang jantan dan tidak ada cacatnya. Sapi itu harus dibawanya ke pintu Kemah TUHAN, supaya TUHAN berkenan kepada orang itu. Lalu ia harus meletakkan tangannya di atas kepala binatang itu, maka persembahannya akan diterima TUHAN untuk pengampunan dosanya. Kemudian sapi itu harus disembelih di depan pintu Kemah. Darahnya harus dipersembahkan oleh imam-imam keturunan Harun kepada TUHAN, lalu disiramkan pada keempat sisi mezbah di depan pintu Kemah. Kemudian orang itu harus menguliti dan memotong-motong binatang itu. Imam-imam harus menyalakan api di atas mezbah lalu menyusun kayu bakar di atasnya. Potongan-potongan kurban, termasuk kepala dan lemaknya, harus mereka letakkan di atas api. Lalu orang itu harus mencuci isi perut serta paha sapi itu, dan imam yang bertugas harus membakar seluruhnya. Bau kurban bakaran itu menyenangkan hati TUHAN.

Imamat 1:3-9 TSI (Terjemahan Sederhana Indonesia)

“Apabila kamu mempersembahkan sapi sebagai kurban yang dibakar habis, sapi itu haruslah jantan, muda, dan tidak bercacat. Supaya persembahanmu diterima, bawalah itu ke depan kemah-Ku. Letakkanlah tanganmu di atas kepala kurban itu, dan Aku akan menganggapnya layak untuk memulihkan hubunganmu dengan-Ku. Lalu sembelihlah sapi itu di hadapan-Ku. Darahnya akan ditampung dan disiramkan oleh imam yang bertugas pada keempat sisi mezbah di depan kemah-Ku. Lalu kamu akan menguliti dan memotongnya menjadi beberapa bagian, serta mencuci kaki dan seluruh isi perut kurban itu. Para imam bertanggung jawab mengurus api di mezbah. Mereka akan menyusun semua potongan kurban itu beserta kepala dan lemaknya di atas api mezbah. Selanjutnya, imam yang bertugas akan membakar semuanya itu sampai habis. Bau harum asap persembahan itu akan menyenangkan Aku.