Yosua 7:1-13

Yosua 7:1-14 Terjemahan Sederhana Indonesia (TSI)

TUHAN sudah memerintahkan agar segala sesuatu di kota Yeriko dimusnahkan sebagai persembahan bagi TUHAN. Tetapi orang Israel tidak taat. Ada seseorang dari suku Yehuda yang mengambil beberapa barang yang seharusnya dimusnahkan. Dia adalah Akhan anak Karmi, cucu Zabdi, cicit Zerah. Karena itu TUHAN sangat marah kepada orang-orang Israel. Pada waktu itu, Yosua mengutus beberapa prajurit dari Yeriko ke kota Ai yang terletak dekat kota Bet Awen, di sebelah timur kota Betel. Katanya kepada mereka, “Mendakilah ke sana dan selidikilah negeri itu.” Lalu mereka pergi memata-matai kota Ai. Kemudian mereka kembali dan melaporkan kepada Yosua, “Tidak usah seluruh pasukan pergi menyerang. Dua atau tiga ribu orang saja sudah cukup untuk mengalahkan kota Ai. Tidak perlu menyuruh semua pasukan bersusah payah mendaki ke sana, karena penduduk kota itu hanya sedikit.” Maka Yosua mengirim tiga ribu orang dari pasukannya pergi mendaki untuk menyerang kota Ai. Tetapi mereka kalah dan melarikan diri. Orang-orang Ai mengejar pasukan Israel dari depan gerbang kota, turun ke lereng gunung, sampai ke tempat penggalian batu. Mereka membunuh sebanyak tiga puluh enam orang Israel. Maka keberanian pasukan Israel pun lenyap. Mendengar hal itu, Yosua dan tua-tua Israel merobek pakaian mereka, menaburkan debu di kepala mereka sebagai tanda duka yang mendalam, lalu bersujud di hadapan peti perjanjian sampai malam. Yosua berseru, “Ya, TUHAN Penguasaku, mengapa Engkau menyuruh kami menyeberangi sungai Yordan? Apakah hanya untuk dibinasakan oleh orang Amori?! Ah, seandainya kami sudah merasa puas tinggal di sana dan tidak mau menyeberangi sungai Yordan pasti hal itu tidak terjadi! Ya Penguasaku, pasukanku sudah melarikan diri dari musuh. Aku sudah kehabisan kata-kata. Ketika orang Kanaan dan seluruh penduduk negeri ini mendengarnya, mereka akan mengepung dan memusnahkan kami semua. Apa yang akan Engkau lakukan untuk menjaga nama baik-Mu?” Jawab TUHAN, “Bangunlah Yosua! Untuk apa kamu bersujud di tanah seperti itu! Orang Israel sudah berdosa. Mereka melanggar perintah-Ku kepada mereka. Mereka mengambil barang-barang yang sudah Aku perintahkan untuk dikhususkan. Mereka mencuri dan menyembunyikan benda-benda itu di antara barang-barang mereka. Selama barang-barang yang Aku tetapkan untuk dimusnahkan itu masih ada pada kalian, maka kalian juga ditentukan untuk dimusnahkan. Itulah sebabnya kalian kalah dan lari dari musuh. Aku tidak akan menyertai kalian lagi jika kalian tidak memusnahkan barang-barang yang dikhususkan itu. “Berdirilah! Beri perintah kepada seluruh umat dengan berkata, ‘Hai Israel, inilah perintah-Ku, TUHAN Allahmu: Sucikanlah dirimu sekarang, sebab besok pagi setiap suku harus menghadap kepada-Ku, karena di antara kalian terdapat barang-barang yang dikhususkan bagi-Ku. Selama barang-barang itu masih ada di antara kalian, kalian tidak akan bisa mengalahkan musuh. Suku yang Aku tunjuk harus maju marga demi marga. Lalu marga yang Aku tunjuk harus maju keluarga demi keluarga. Lalu keluarga yang Aku tunjuk harus maju, setiap laki-laki satu per satu.

Yosua 7:1-13 Alkitab Terjemahan Baru (TB)

Tetapi orang Israel berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan itu, karena Akhan bin Karmi bin Zabdi bin Zerah, dari suku Yehuda, mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu. Lalu bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel. Yosua menyuruh orang dari Yerikho ke Ai, yang letaknya dekat Bet-Awen, di sebelah timur Betel, dan berkata kepada mereka, demikian: ”Pergilah ke sana dan intailah negeri itu.” Maka pergilah orang-orang itu ke sana dan mengintai kota Ai. Kemudian kembalilah mereka kepada Yosua dan berkata kepadanya: ”Tidak usah seluruh bangsa itu pergi, biarlah hanya kira-kira dua atau tiga ribu orang pergi untuk menggempur Ai itu; janganlah kaususahkan seluruh bangsa itu dengan berjalan ke sana, sebab orang-orang di sana sedikit saja.” Maka berangkatlah kira-kira tiga ribu orang dari bangsa itu ke sana; tetapi mereka melarikan diri di depan orang-orang Ai. Sebab orang-orang Ai menewaskan kira-kira tiga puluh enam orang dari mereka; orang-orang Israel itu dikejar dari depan pintu gerbang kota itu sampai ke Syebarim dan dipukul kalah di lereng. Lalu tawarlah hati bangsa itu amat sangat. Yosua pun mengoyakkan jubahnya dan sujudlah ia dengan mukanya sampai ke tanah di depan tabut TUHAN hingga petang, bersama dengan para tua-tua orang Israel, sambil menaburkan debu di atas kepalanya. Dan berkatalah Yosua: ”Ah, Tuhanku ALLAH, mengapa Engkau menyuruh bangsa ini menyeberangi sungai Yordan? supaya kami diserahkan kepada orang Amori untuk dibinasakan? Lebih baik kalau kami putuskan tadinya untuk tinggal di seberang sungai Yordan itu! O Tuhan, apakah yang akan kukatakan, setelah orang Israel lari membelakangi musuhnya? Apabila hal itu terdengar oleh orang Kanaan dan seluruh penduduk negeri ini, maka mereka akan mengepung kami dan melenyapkan nama kami dari bumi ini. Dan apakah yang akan Kaulakukan untuk memulihkan nama-Mu yang besar itu?” Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: ”Bangunlah! Mengapa engkau sujud demikian? Orang Israel telah berbuat dosa, mereka melanggar perjanjian-Ku yang Kuperintahkan kepada mereka, mereka mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu, mereka mencurinya, mereka menyembunyikannya, dan mereka menaruhnya di antara barang-barangnya. Sebab itu orang Israel tidak dapat bertahan menghadapi musuhnya. Mereka membelakangi musuhnya, sebab mereka itu pun dikhususkan untuk ditumpas. Aku tidak akan menyertai kamu lagi jika barang-barang yang dikhususkan itu tidak kamu punahkan dari tengah-tengahmu. Bangunlah, kuduskanlah bangsa itu dan katakan: Kuduskanlah dirimu untuk esok hari, sebab, demikianlah firman TUHAN, Allah Israel: Hai, orang Israel ada barang-barang yang dikhususkan di tengah-tengahmu; kamu tidak akan dapat bertahan menghadapi musuhmu, sebelum barang-barang yang dikhususkan itu kamu jauhkan dari tengah-tengah kamu.

Yosua 7:1-13 Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini (BIMK)

TUHAN sudah memerintahkan kepada umat Israel bahwa dari segala sesuatu di kota Yerikho yang harus dimusnahkan, satu pun tidak boleh diambil. Tetapi perintah itu tidak ditaati. Seorang laki-laki bernama Akhan melanggar perintah itu, sehingga TUHAN marah sekali kepada umat Israel. (Ayah Akhan bernama Karmi dan kakeknya bernama Zabdi dari kaum Zerah dalam suku Yehuda.) Pada waktu itu Yosua mengutus beberapa orang dari Yerikho ke Ai, yaitu sebuah kota sebelah timur Betel, dekat Bet-Awen. Orang-orang itu ditugaskan untuk pergi menyelidiki daerah itu. Sesudah mereka melakukan tugas itu, mereka kembali dan melaporkannya kepada Yosua. Mereka berkata, “Tidak perlu kita semuanya pergi menyerang Ai. Kirim saja kira-kira dua atau tiga ribu orang. Jangan kirim semua tentara ke sana untuk bertempur, karena kota itu kecil saja.” Jadi yang pergi menyerbu kota itu hanyalah tiga ribu orang, tetapi mereka dipukul mundur. Orang-orang Ai mengejar mereka dari gerbang kota Ai sampai ke daerah pertambangan, lalu membunuh kira-kira tiga puluh enam orang dari antara mereka di lereng bukit. Maka orang-orang Israel menjadi cemas dan takut. Yosua dan para pemimpin umat Israel sangat sedih sehingga mereka menyobek-nyobek pakaian mereka, dan sepanjang hari sampai malam mereka sujud di depan Peti Perjanjian TUHAN dengan menaruh abu di kepala mereka sebagai tanda bersedih hati. Yosua berkata kepada TUHAN, “O Allah TUHANku! Untuk apa Engkau membawa kami sampai ke seberang Yordan ini? Apakah untuk menyerahkan kami kepada orang-orang Amori? Supaya kami mati? Lebih baik kami tinggal di sana saja, di seberang Yordan! O TUHAN! Musuh sudah memukul mundur orang-orang Israel. Sekarang apa yang harus saya katakan? Orang Kanaan dan semua orang lain di daerah ini akan mendengar tentang hal itu. Mereka akan mengepung dan membunuh kami semua! Lalu apakah yang akan Kaulakukan untuk mempertahankan kehormatan-Mu?” TUHAN menjawab Yosua, “Bangun! Tidak ada gunanya engkau sujud seperti itu di tanah! Orang Israel sudah berbuat dosa. Aku sudah memerintahkan supaya mereka mentaati perjanjian antara mereka dengan Aku, tetapi mereka melanggarnya! Barang-barang yang harus dimusnahkan telah mereka ambil. Mereka mencuri dan menyembunyikannya di antara barang-barang mereka supaya tidak ketahuan. Itulah sebabnya mereka tidak dapat bertahan menghadapi musuh. Mereka dipukul mundur oleh musuh karena mereka sendiri pun sudah dijatuhi hukuman untuk dimusnahkan. Aku tidak akan mendampingi kalian lagi, kalau barang-barang yang tidak boleh diambil itu belum dimusnahkan. Sekarang bangun, Yosua! Sucikan umat Israel dan suruh mereka siap untuk menghadap Aku. Perintahkan mereka untuk bersiap-siap besok, sebab Aku TUHAN Allah Israel akan mengatakan ini kepada mereka: ‘Hai orang-orang Israel! Barang-barang yang sudah Kuperintahkan kepadamu untuk dimusnahkan, sebagian ada padamu. Sebelum kalian membuang barang-barang itu, kalian tidak akan dapat bertahan melawan musuh!’