Yesaya 26:1-9 - Compare All Versions
Yesaya 26:1-9 TSI (Terjemahan Sederhana Indonesia)
Ketika semua itu terjadi, rakyat Yehuda akan bersukacita dengan menyanyi lagu ini: Kota kita kuat karena TUHAN membentengi kita dengan keselamatan dari-Nya. Bukalah gerbang kota! Biarlah masuk semua orang benar dari segala bangsa, yaitu mereka yang setia percaya kepada Allah. Ya TUHAN, Engkau memberi ketenangan sempurna bagi setiap orang yang mengandalkan-Mu, yang pikiran-Nya tertuju hanya kepada-Mu. Andalkanlah TUHAN selalu! Karena TUHAN, hanya TUHAN, Dia sajalah pelindung yang kekal. Karena Dialah yang menundukkan orang-orang sombong yang merasa aman di kota mereka yang tinggi. TUHAN merobohkannya. Dia membuatnya runtuh, musnah, sampai rata dengan tanah, hingga orang-orang kecil dapat menginjak-injaknya. Yang miskin dan yang tertindas akan menjejakkan kaki di atasnya. Bagi orang-orang yang saleh, hidup ini bagaikan jalan yang lurus sebab Engkau meluruskan jalan mereka. Ya TUHAN, kami menantikan Engkau melakukan penghakiman-Mu. Hati kami rindu melihat nama-Mu dihormati. Setiap malam aku berdoa memohon kehadiran-Mu. Dengan segenap hati Aku mencari Engkau, sebab ketika Engkau datang menghakimi bumi, seluruh penduduk dunia akan menyadari cara hidup yang benar di mata-Mu.
Yesaya 26:1-9 TB (Alkitab Terjemahan Baru)
Pada waktu itu nyanyian ini akan dinyanyikan di tanah Yehuda: ”Pada kita ada kota yang kuat, untuk keselamatan kita TUHAN telah memasang tembok dan benteng. Bukalah pintu-pintu gerbang, supaya masuk bangsa yang benar dan yang tetap setia! Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal. Sebab Ia sudah menundukkan penduduk tempat tinggi; kota yang berbenteng telah direndahkan-Nya, direndahkan-Nya sampai ke tanah dan dicampakkan-Nya sampai ke debu. Kaki orang-orang sengsara, telapak kaki orang-orang lemah akan menginjak-injaknya.” Jejak orang benar adalah lurus, sebab Engkau yang merintis jalan lurus baginya. Ya TUHAN, kami juga menanti-nantikan saatnya Engkau menjalankan penghakiman; kesukaan kami ialah menyebut nama-Mu dan mengingat Engkau. Dengan segenap jiwa aku merindukan Engkau pada waktu malam, juga dengan sepenuh hati aku mencari Engkau pada waktu pagi; sebab apabila Engkau datang menghakimi bumi, maka penduduk dunia akan belajar apa yang benar.
Yesaya 26:1-9 BIMK (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
Pada waktu itu orang akan menyanyikan nyanyian ini di tanah Yehuda: “Alangkah kuatnya kota kita; Allah sendiri membangun benteng-Nya, di sini kita selamat. Bukalah pintu-pintu gerbang, supaya masuk bangsa yang setia, bangsa yang melakukan kehendak Allahnya. TUHAN, Engkau memberi damai dan sejahtera kepada orang yang teguh hatinya, sebab ia percaya kepada-Mu. Percayalah kepada TUHAN senantiasa, sebab TUHAN Allah selalu melindungi kita. TUHAN merendahkan orang yang congkak; Ia menghancurkan kota berkubu mereka, dan meratakannya dengan tanah. Orang-orang miskin dan sengsara akan menginjak-injaknya.” Orang jujur berjalan di jalan lurus, sebab Engkau, TUHAN, merintis jalan baginya. Kami mengikuti keputusan-Mu, ya TUHAN, dan menanti-nantikan Engkau; Engkaulah pujian dan kerinduan hati kami. Jiwaku merindukan Dikau di waktu malam, hatiku mendambakan Engkau di waktu pagi. Bila Engkau menghakimi bumi nanti, penduduk dunia akan mengetahui apa yang benar.