Kisah Para Rasul 7:17-22 - Compare All Versions

Kisah Para Rasul 7:17-22 TSI (Terjemahan Sederhana Indonesia)

“Ratusan tahun kemudian, ketika hampir tiba saatnya Allah memenuhi janji-Nya kepada Abraham, jumlah keturunan Israel di negeri Mesir sudah sangat banyak. Waktu itu, Mesir dipimpin oleh seorang raja baru yang tidak tahu tentang Yusuf. Raja itu memperdaya dan menindas nenek moyang kita. Dia memaksa mereka membuang bayi-bayi mereka supaya mati. Pada masa itulah Musa lahir. Bayi Musa sangat berkenan di mata TUHAN. Orangtuanya menyembunyikan dia di rumah selama tiga bulan. Ketika mereka tidak bisa menyembunyikannya lagi, terpaksalah mereka membuang dia. Lalu putri raja Mesir mengambil dan membesarkan Musa sebagai anaknya sendiri. Musa dididik dalam segala ilmu orang Mesir sampai dia menjadi sangat cerdas dan berpengaruh, baik dalam perkataan maupun perbuatan.

Kisah Para Rasul 7:17-22 FAYH (Firman Allah Yang Hidup)

“Ketika janji Allah kepada Abraham untuk membebaskan keturunannya dari perbudakan mendekati penggenapannya, jumlah orang Yahudi di Mesir bertambah dengan pesat. Tetapi kemudian dinobatkanlah seorang raja yang tidak mengenal Yusuf. Raja itu mempergunakan tipu daya terhadap bangsa kita, dan memaksa nenek moyang kita membuang bayi mereka ke ladang. “Pada waktu itu lahirlah Musa—seorang anak yang sangat elok parasnya. Selama tiga bulan ia disembunyikan oleh orang tuanya di rumah. Dan akhirnya, ketika ia tidak mungkin disembunyikan lagi dan terpaksa disingkirkan, ia ditemukan oleh putri Firaun dan diangkat menjadi anaknya. Ia diajari segala pengetahuan orang Mesir, dan ia menjadi seorang pangeran yang perkasa serta seorang ahli pidato.

Kisah Para Rasul 7:17-22 AMD (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)

Jumlah bangsa kita semakin bertambah dan berlipat ganda di Mesir. Janji yang Allah buatkan untuk Abraham segera menjadi kenyataan. Lalu seorang raja lain mulai memerintah di Mesir, seorang yang sama sekali tidak mengenal Yusuf. Raja ini memperalat bangsa kita. Ia memperlakukan leluhur kita dengan buruk dan memaksa mereka untuk membuang bayi-bayi mereka supaya terlantar dan mati. Pada saat itulah Musa lahir. Ia adalah bayi yang sangat elok, dan selama tiga bulan Musa dirawat oleh orang tuanya di rumahnya. Ketika orang tuanya harus membuang Musa, putri Firaun mengambil dan membesarkan Musa seperti anaknya sendiri. Orang Mesir mengajarkan segala sesuatu yang mereka ketahui kepada Musa sehingga Musa menjadi hebat dalam perkataan dan perbuatannya.

Kisah Para Rasul 7:17-22 TB (Alkitab Terjemahan Baru)

Tetapi makin dekat genapnya janji yang diberikan Allah kepada Abraham, makin bertambah banyaklah bangsa itu di Mesir, sampai bangkit seorang raja lain memerintah tanah Mesir, seorang yang tidak mengenal Yusuf. Raja itu mempergunakan tipu daya terhadap bangsa kita dan menganiaya nenek moyang kita serta menyuruh membuang bayi mereka, supaya bangsa kita itu jangan berkembang. Pada waktu itulah Musa lahir dan ia elok di mata Allah. Tiga bulan lamanya ia diasuh di rumah ayahnya. Lalu ia dibuang, tetapi puteri Firaun memungutnya dan menyuruh mengasuhnya seperti anaknya sendiri. Dan Musa dididik dalam segala hikmat orang Mesir, dan ia berkuasa dalam perkataan dan perbuatannya.

Kisah Para Rasul 7:17-22 BIMK (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)

Ketika sudah hampir waktunya Allah memenuhi janji-Nya kepada Abraham, bangsa kita di Mesir sudah bertambah banyak. Akhirnya seorang raja lain yang tidak mengenal Yusuf, memerintah di Mesir. Raja itu mempermainkan bangsa kita dan kejam terhadap nenek moyang kita. Ia memaksa mereka membuang bayi-bayi mereka yang baru lahir supaya terlantar dan mati. Pada masa itulah Musa lahir; ia bayi yang bagus sekali. Tiga bulan lamanya ia dipelihara di rumah bapaknya, dan setelah ia dibuang, putri Firaun mengambil dia, lalu memelihara dia sebagai anaknya sendiri. Segala ilmu bangsa Mesir diajarkan kepadanya dan ia menjadi orang yang sangat berkuasa dalam perkataan dan perbuatannya.