Kisah Para Rasul 6:1-2
Kisah Para Rasul 6:1-2 Terjemahan Sederhana Indonesia (TSI)
Pada waktu itu, jumlah orang yang percaya kepada Yesus semakin banyak. Karena pembuangan dan penyebaran orang Yahudi selama beberapa abad, di Yerusalem pada masa itu ada orang Yahudi yang masih bisa berbahasa Aram, tetapi ada juga yang hanya bisa berbahasa Yunani. Lalu terjadilah perselisihan di antara kelompok orang percaya, karena yang berbahasa Yunani mengeluh bahwa janda-janda mereka tidak diperhatikan dalam pembagian makanan yang dilakukan setiap hari. Kedua belas rasul pun mengumpulkan seluruh pengikut Kristus dan berkata, “Tidak baik kalau kami meninggalkan pelayanan Firman Allah untuk urusan makanan.
Kisah Para Rasul 6:1-2 Firman Allah Yang Hidup (FAYH)
JUMLAH murid bertambah dengan cepat sekali. Maka timbullah suara-suara yang menyatakan ketidakpuasan. Orang-orang yang berbahasa Yunani mengeluh bahwa janda-janda mereka dibedakan; dalam pembagian sehari-hari mereka tidak mendapat makanan sebanyak yang diterima oleh janda-janda yang berbahasa Ibrani. Oleh karena itu, kedua belas murid mengumpulkan semua orang Kristen untuk mengadakan rapat. “Kami harus menggunakan waktu kami untuk mengajarkan firman Allah, bukan untuk mengurus pembagian makanan,” kata mereka.
Kisah Para Rasul 6:1-2 Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca (AMD)
Pada hari-hari itu, banyak orang menjadi pengikut Yesus. Tetapi para pengikut berbahasa Yunani mulailah mengeluh tentang pengikut Yahudi lainnya. Mereka bilang bahwa janda-janda mereka telah diabaikan dalam hal pembagian bantuan makanan yang diberikan setiap hari. Kedua belas rasul memanggil seluruh pengikut untuk berkumpul. Para rasul berkata kepada mereka, “Tidak benar jika kami mengabaikan pelayanan firman Tuhan untuk mengurus pembagian makanan.
Kisah Para Rasul 6:1-2 Alkitab Terjemahan Baru (TB)
Pada masa itu, ketika jumlah murid makin bertambah, timbullah sungut-sungut di antara orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani terhadap orang-orang Ibrani, karena pembagian kepada janda-janda mereka diabaikan dalam pelayanan sehari-hari. Berhubung dengan itu kedua belas rasul itu memanggil semua murid berkumpul dan berkata: ”Kami tidak merasa puas, karena kami melalaikan firman Allah untuk melayani meja.
Kisah Para Rasul 6:1-2 Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini (BIMK)
Pengikut-pengikut Yesus makin lama makin bertambah banyak. Pada waktu itu orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani, menjadi tidak senang terhadap orang-orang Yahudi asli. Yang berbahasa Yunani itu berkata, “Wanita-wanita kami yang sudah janda tidak kebagian bantuan biaya sehari-hari yang dibagi-bagikan kepada orang-orang.” Oleh sebab itu, kedua belas rasul-rasul itu mengumpulkan semua pengikut dan berkata kepada mereka, “Tidak baik kalau kami berhenti memberitakan perkataan Allah, karena harus mengurus soal-soal makanan.