Na wɔkɔr do suoo asomafo no hɔn nkyerɛkyerɛ nye hɔn fɛkuwbɔ, nye paanoo bubu no nye mpaabɔ mu.
Baca Ndwuma 2
Bagikan
Bandingkan Semua Versi: Ndwuma 2:42
3 Hari
Hidup yang sungguh-sungguh mengalami kasih karunia Tuhan akan menghasilkan hati yang terbuka untuk menjadi berkat buat orang lain. Kita dapat memberi tanpa mengasihi, tapi kita tidak dapat mengasihi tanpa memberi. Mari renungkan bersama; bahwa aspek terbesar yang menandakan kedewasaan kita sebagai murid Kristus dan anak-anak Tuhan, adalah kemurahan hati kita; bukan aktivitas maupun kegiatan agamawi.
Renungan ini mengajak kita mengalami kuasa Roh Kudus yang menghidupkan dan memurnikan. Angin melambangkan napas kehidupan dan api melambangkan penyucian serta kuasa. Saat angin Roh bertiup dan api Tuhan menyala (Kisah Para Rasul 2), terjadi kebangkitan dan transformasi hidup. Hidup yang diurapi oleh Roh Kudus tidak hanya dipulihkan, tetapi juga dihidupkan kembali dan dipakai untuk tujuan Tuhan. Tuhan rindu memenuhi, memperbarui hati, dan mengutus kita untuk menjadi terang bagi dunia. Seperti api yang semakin besar ketika ditiup angin, demikian pula kehidupan rohani yang disentuh oleh Roh Kudus akan terus bertumbuh, menyala, dan berdampak bagi orang lain.
4 Hari
Komunitas selalu menjadi bagian dari hidup manusia. Kita yang mengikut Yesus tidak berjalan seorang diri, tapi dalam kebersamaan dan kesatuan sebagai gereja-Nya. Dalam komunitas Kristus, kita menerima kekuatan untuk dapat hidup melakukan firman Tuhan, tapi juga didorong untuk mengasihi, berbagi, dan berkontribusi.
Renungan ini akan mendorong kita untuk mempunyai persekutuan dengan saudara seiman. Dengan persekutuan dan berkumpul bersama, kita bisa berbagi beban dan juga bisa saling memberkati sebagai keluarga Tuhan. Biarlah kita terus bersekutu dan saling menguatkan di dalam Tuhan.
Simpan ayat, baca luring, tonton klip pengajaran, dan lainnya!