Roma 6:15-22

Roma 6:15-22 AMD

Jadi, bagaimana sekarang? Haruskah kita berbuat dosa sebab kita hidup di bawah anugerah dan bukan di bawah hukum Taurat? Tentu saja tidak! Tentu saja kamu tahu bahwa kamu menjadi hamba kepada apa saja yang kamu turuti. Apa saja yang kamu taati akan menjadi tuanmu. Kamu bisa mengikuti dosa, atau kamu bisa menaati Allah. Mengikuti dosa akan membawamu kepada kematian rohani. Namun, menaati Allah akan membawamu kepada hidup yang benar dengan Dia? Syukurlah kepada Allah karena meskipun dulu kamu menjadi hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan sepenuh hati taat kepada semua ajaran yang diberikan kepadamu. Kamu sudah dibebaskan dari dosa, dan sekarang kamu adalah hamba dari kebenaran. Aku menggunakan contoh kehidupan sehari-hari sebab kamu memerlukan bantuan untuk mengerti kebenaran rohani. Dulu kamu menyerahkan anggota tubuhmu sebagai hamba bagi hawa nafsu dan pikiran jahat. Sebagai hasilnya, kamu menjadi semakin jahat. Jadi, sama juga, kamu harus menyerahkan tubuhmu sebagai hamba untuk hal-hal yang baik bagi Allah sehingga kamu benar-benar siap bagi pelayan-Nya. Ketika kamu menjadi hamba dosa, kamu tidak memikirkan apa pun tentang perbuatan baik. Kamu melakukan hal-hal yang jahat, dan sekarang kamu malu atas perbuatanmu. Apakah semuanya itu membuat hidupmu lebih baik? Tidak, semuanya hanya membawa kematian. Tetapi sekarang, kamu sudah dibebaskan dari dosa. Kamu menjadi hamba Allah, menuntunmu kepada persiapan sepenuhnya bagi pelayan-Nya. Hasil akhirnya adalah hidup yang kekal.