Allah Tempat Perlindungan KekalSampel

Allah Tempat Perlindungan Kekal

HARI KE 1 DARI 3

Renungan

Dalam situasi yang tidak aman atau tidak nyaman, naluri manusia selalu sama: kita mencari tempat yang aman.
Bayangkan suasana perang: kekacauan di mana-mana, orang-orang terluka, bahkan meninggal. Rasanya hidup seperti di ujung tanduk. Atau bayangkan bencana alam: banjir, gempa, kebakaran, tsunami. Dalam semua itu, reaksi pertama kita biasanya adalah mencari tempat perlindungan.

Doa Musa dalam Mazmur 90 adalah pengakuan iman yang sangat dalam:
“Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami turun-temurun…”

Perjalanan Musa dan bangsa Israel keluar dari Mesir penuh dengan ketidakjelasan, ketakutan, dan mungkin keputusasaan. Dari semua pengalaman itu, Musa belajar satu hal penting: hanya ada satu tempat perteduhan dan perlindungan yang sejati bagi manusia, yaitu Allah sendiri.

“Engkaulah tempat perteduhan kami.”
Kata tempat berbicara tentang posisi yang bisa dituju. Di saat kita merasa tidak aman dan mencari perlindungan, Firman Tuhan menegaskan: ada tempat itu, dan tempat itu adalah Tuhan.
Berada di dalam Tuhan, hidup bersama Tuhan, adalah tempat perlindungan yang paling aman di dunia ini.

Seperti orang yang berlari menuju bunker saat perang atau titik evakuasi saat bencana, demikian juga kita seharusnya bergerak menuju Tuhan. Itu berarti kita tidak hanya tahu bahwa Tuhan itu ada, tetapi juga melangkah mendekat kepada-Nya.

Bagi kita, tempat itu bukan titik geografis di peta. Tuhan bisa kita temukan di mana saja dan kapan saja—yang Ia cari adalah hati yang rindu, haus dan lapar akan damai dan sukacita-Nya.

Kalau hari ini kamu sedang berada di tengah pergumulan entah dalam pekerjaan, keluarga, kesehatan, atau pelayanan, mulailah mengarahkan pandanganmu kepada Tuhan.
Ambil langkah iman yang sederhana tapi nyata:
- Berdoa, walau dengan kata-kata yang terbata-bata.
- Membuka, membaca Firman Tuhan dan belajar merenungkannya.
- Kembali beribadah di gereja dan cobalah bergabung dalam komunitas rohani di gereja.

Mulailah mencari Tuhan dan bergerak kepada-Nya. Percayalah, di tengah lembah kekelaman sekalipun, Tuhan tetap sanggup menjadi tempat perteduhanmu yang kekal. Nantikan penyertaan-Nya di dalam setiap pergumulanmu.

Doa

Ya Tuhan,
Engkau tahu betapa tertekan hati dan jiwaku saat ini.
Aku datang mencari-Mu—masuklah dan penuhilah hatiku, supaya jiwaku tenang karena aku bersama-Mu, tempat perteduhanku yang kekal.
Aku percaya, bersama Engkau aku dapat melalui setiap situasi ini.
Aku percaya, dalam Kristus aku lebih dari pemenang.

Amin.

Tentang Rencana ini

Allah Tempat Perlindungan Kekal

Di tengah tekanan hidup, rasa takut, dan kelelahan batin, Mazmur 90 mengingatkan kita bahwa Allah adalah tempat perteduhan yang kekal. Dalam 3 hari renungan ini, kamu diajak belajar untuk tidak takut, tidak ragu akan kuasa-Nya, dan terus bergerak dalam perlindungan Tuhan.

More

Kami mengucapkan terima kasih kepada kucintaalkitabku.id yang telah menyediakan rencana ini. Untuk informasi lebih lanjut, silakan mengunjungi: kucintaalkitabku.id