The Chosen + BibleProject | Rencana Baca Seri 1Sampel

Tidak Ada yang Terlalu Tercemar
Pernahkah Anda merasa bahwa Allah kecewa kepada Anda karena Anda tidak sempurna seperti Dia? Dalam dunia yang suka menyebut orang dengan sebutan “jahat“ atau “kotor“ atau “rusak“, kita mudah merendahkan diri kita sendiri dan bahkan merasa terancam oleh kehadiran Allah yang kudus dan sempurna.
Para tetangga Maria menjulukinya sebagai orang yang selamanya “najis“, dan menolak dia karena dianggap “terlalu tercemar“. Mereka bahkan memanggilnya “Lilith,” sebuah panggilan dalam masyarakat untuk menandai seseorang sebagai wanita iblis atau wanita berdosa. Yang lebih buruk lagi, banyak orang yang beranggapan bahwa Allah akan menghancurkan orang-orang yang “jahat,” “kotor,” atau “rusak“ untuk membersihkan dunia milik-Nya. Namun, Nabi Yesaya menentang anggapan tersebut dengan menubuatkan bahwa Mesias akan peduli kepada—bukannya menyingkirkan—mereka yang tersesat. Bukannya mengutuk dan menyingkirkan orang, Allah justru menyembuhkan dan memulihkan mereka. Yesaya mengatakan bahwa pembaharuan akan dimulai melalui seorang yang rendah hati yang akan mengasihi semua orang dengan kelemahlembutan. Yesus mengabaikan nama palsu “Lilith,” dan memanggilnya dengan nama “Maria,” sehingga kebenaran itu mulai membuka matanya.
Maria telah dihancurkan oleh dunia, dan ketika berbicara tentang Mesias, Yesaya berkata, “Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya.” Yesaya juga berkata, “Sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya.“ Kehidupan Maria sedang tergelincir ke dalam kegelapan, semakin redup, tetapi Yesus tidak menghakimi dia. Ia memenuhi Maria dengan kasih dan terang; Ia tidak menghancurkan atau memadamkannya.
Yesus memandang Maria sebagai mukjizat Allah yang terkasih dan tak terbatas, dan bukan sebagai “barang rusak” yang harus dibuang. Anda juga merupakan mukjizat Allah yang terkasih dan tak terbatas, yang diciptakan dalam kasih-Nya yang tak berkesudahan. Ia tidak menghancurkan atau menghabisi kita. Kita bisa percaya bahwa Yesus memperlakukan kita dengan cara yang lembut dan penuh kasih seperti Ia memperlakukan Maria dari Magdala.
Allahlah yang menamai kita, bukan dunia. Semoga kita dapat mewujudkan cara hidupyang sama yang memberi kehidupan setiap hari kepada semua orang yang kita temui.
Pertanyaan Untuk Direnungkan
1) Yesaya berbicara tentang seseorang yang akan memperlakukan semua orang dengan lembut (Yes. 42:1-3). Ketika Yesus bertemu dengan orang-orang yang tersesat dan terluka seperti Maria dalam adegan ini, Ia tidak pernah menjatuhkan mereka Sebaliknya, Ia membangun mereka kembali. Bagaimana tanggapan Maria jika Yesus menyalahkan dia atas roh jahat yang ada di luar kendalinya atau jika Yesus menolak dia karena dianggap najis? Apakah pendekatan Yesus mengajarkan kita cara untuk berinteraksi dengan orang lain (dan bahkan dengan diri kita sendiri)? Jika demikian, bagaimana caranya?
2) Dalam Matius 18:12-14, Yesus menceritakan sebuah kisah (perumpamaan) tentang seorang gembala yang mencari dombanya yang hilang, yang menunjukkan bahwa setiap orang sangat berharga bagi Allah. Menurut Anda, bagaimana perasaan Maria setelah Yesus berinteraksi dengannya? Siapa di dunia ini yang mungkin mengalami rasa malu dan keterasingan seperti yang dialami Maria? Bagi Anda, bagaimana rasanya ketika Anda menyadari bahwa Anda dikenali oleh Allah dan sangat berharga bagi Allah?
3) Setelah menonton video Mesias dari BibleProject dan memperhatikan adegan di mana Yesus menyembuhkan Maria, menurut Anda, apa hal terpenting yang telah Anda pelajari tentang karakter Yesus?
Firman Tuhan, Alkitab
Tentang Rencana ini

The Chosen dan BibleProject merancang rencana baca ini untuk membantu individu, keluarga, dan kelompok dalam merenungkan cinta dan kasih karunia Yesus yang menyambut semua orang di awal pelayanan-Nya di muka umum. Rencana baca tujuh hari ini mencakup klip-klip dari seri 1 The Chosen, video animasi Bible Project, ringkasan, pertanyaan untuk direnungkan, dan bacaan Alkitab. Pilihlah rencana baca ini untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang karakter dan belas kasih Yesus terhadap semua orang.
More
Kami mengucapkan terima kasih kepada The Chosen yang telah menyediakan rencana ini. Untuk informasi lebih lanjut, silakan mengunjungi: watch.thechosen.tv









