Penjelajah Alkitab (Ratapan)

Hari ke 1 dari 3 • Bacaan hari ini

Renungan

Dahulu Kala


Yakobus 4:14


Sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.




Dahulu kala, Yerusalem adalah kota yang berkembang pesat dan ramai dengan banyak orang yang tinggal di sana. Yerusalem adalah salah satu kota terbesar di dunia. Tapi kemudian kota itu menjadi kota yang sunyi, tidak bernyawa dan sepi.


Dahulu kala, banyak negara ingin berteman dengan Yerusalem. Tetapi ketika jatuh, tidak ada yang datang untuk menghiburnya. Bahkan, mereka pergi dan memalingkan badan mereka dari Yerusalem.


Dahulu kala, Yerusalem dulu diperlakukan seperti seorang putri raja, dihormati dan dilayani. Tapi kemudian, kota itu menjadi tidak berdaya dan tidak berharga, dan tidak ada yang datang untuk menyelamatkannya. Kota itu diperlakukan seperti budak.


Ada pepatah mengatakan, hidup itu seperti kincir berputar: terkadang kita berada dalam keadaan senang, terkadang kita dalam keadaan sedih. Terkadang, kita berada di puncak kincir putar. Terkadang, kita berada di bawah. Dimanapun posisi kita, yakinlah bahwa Tuhan yang memberikan kegembiraan sejati dan Tuhan yang memberikan penghiburan dari semua masalah ada bersama kita!


Doa :


Ya Tuhan, tolong bantu aku untuk tetap memandangMu dan tidak khawatir tentang apa pun dalam hidupku. Aku dijaga dengan baik oleh-Mu sepanjang waktu. Amin.