YouVersion Logo
Search Icon

2 Korintus 12:9

2 Korintus 12:9 KKH

Namun, setiap kali aku memohon, Tuhan menjawab, “Hanya kebaikan hati-Ku yang kamu perlukan. Kuasa-Ku justru bekerja dengan sempurna pada saat kamu lemah.” Jadi, sekarang aku lebih suka membanggakan kelemahan-kelemahanku, supaya kuasa Kristus dapat terus bekerja di dalam diriku.

Video for 2 Korintus 12:9

Verse Images for 2 Korintus 12:9

2 Korintus 12:9 - Namun, setiap kali aku memohon, Tuhan menjawab, “Hanya kebaikan hati-Ku yang kamu perlukan. Kuasa-Ku justru bekerja dengan sempurna pada saat kamu lemah.” Jadi, sekarang aku lebih suka membanggakan kelemahan-kelemahanku, supaya kuasa Kristus dapat terus bekerja di dalam diriku.2 Korintus 12:9 - Namun, setiap kali aku memohon, Tuhan menjawab, “Hanya kebaikan hati-Ku yang kamu perlukan. Kuasa-Ku justru bekerja dengan sempurna pada saat kamu lemah.” Jadi, sekarang aku lebih suka membanggakan kelemahan-kelemahanku, supaya kuasa Kristus dapat terus bekerja di dalam diriku.2 Korintus 12:9 - Namun, setiap kali aku memohon, Tuhan menjawab, “Hanya kebaikan hati-Ku yang kamu perlukan. Kuasa-Ku justru bekerja dengan sempurna pada saat kamu lemah.” Jadi, sekarang aku lebih suka membanggakan kelemahan-kelemahanku, supaya kuasa Kristus dapat terus bekerja di dalam diriku.2 Korintus 12:9 - Namun, setiap kali aku memohon, Tuhan menjawab, “Hanya kebaikan hati-Ku yang kamu perlukan. Kuasa-Ku justru bekerja dengan sempurna pada saat kamu lemah.” Jadi, sekarang aku lebih suka membanggakan kelemahan-kelemahanku, supaya kuasa Kristus dapat terus bekerja di dalam diriku.2 Korintus 12:9 - Namun, setiap kali aku memohon, Tuhan menjawab, “Hanya kebaikan hati-Ku yang kamu perlukan. Kuasa-Ku justru bekerja dengan sempurna pada saat kamu lemah.” Jadi, sekarang aku lebih suka membanggakan kelemahan-kelemahanku, supaya kuasa Kristus dapat terus bekerja di dalam diriku.2 Korintus 12:9 - Namun, setiap kali aku memohon, Tuhan menjawab, “Hanya kebaikan hati-Ku yang kamu perlukan. Kuasa-Ku justru bekerja dengan sempurna pada saat kamu lemah.” Jadi, sekarang aku lebih suka membanggakan kelemahan-kelemahanku, supaya kuasa Kristus dapat terus bekerja di dalam diriku.